"Bangunan ini telah berdiri sejak 200 tahun yang lalu dari warga Bastakiyah. Kemudian pada tahun 2000, warga dipindah dan wilayah ini dijadikan tempat wisata dan pusat kebudayaan," ujar Abdulla Al Jabri, Cultural Ambassador yang mendampingi Okezone.com selama perjalanan, baru-baru ini.
Al Fahidi Historical Neighbourhood sepenuhnya gratis untuk dikunjungi. Hal ini yang menjadi daya tarik populer bagi wisatawan untuk melihat sisi budaya dan tradisional Dubai. Di mana mereka tidak dikenai biaya tiket atau tiket masuk untuk mengakses situs seluas 31.000 meter persegi ini.
Tak hanya bangunan tua yang bersejarah, Al Fahidi Historical Neighbourhood juga menghadirkan tempat wisata lain seperti Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum Centre for Cultural Understanding (SMCCU), Museum Koin dan tempat bersejarah lainnya.
(Tuty Ocktaviany)