Video yang beredar di platform media sosial memperlihatkan bagaimana proses penguburan jenazah di bawah penghalang tanah di halaman rumah sakit. Dokter Muatasim Salah menegaskan bahwa rumah sakit telah kehilangan fungsinya setelah pengepungan yang dilakukan oleh Pasukan Israel.
Dia juga menyatakan bahwa pasukan Israel telah menghancurkan dan membakar semua peralatan medis di kompleks rumah sakit tersebut, termasuk ruang operasi, unit perawatan intensif, semua departemen khusus serta ruang penyimpanan jenazah.
Rumah Sakit Al-Shifa merupakan salah satu institusi kesehatan pemerintah terbesar yang terhubung dengan Kementerian Kesehatan karena telah memberikan layanan medis yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza.
Namun, sejak 18 Maret, tentara Israel melakukan pengepungan selama dua minggu di Al-Shifa yang semakin memperparah kondisi kesehatan warga Gaza yang sudah terpuruk, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan layanan medis yang memadai bagi penduduk Gaza yang terdampak oleh situasi tersebut.
(Leonardus Selwyn)