Namun bagi Chef Theo Setyo kuliner khas Peranakan pun sangat cocok menjadi inspirasi menu untuk berbuka puasa. Kuliner yang ‘comforting’ sangat pas untuk melepas lapar dan dahaga setelah menjalani puasa yang cukup lama. Ragam variasi menu khas Peranakan, mulai dari yang gurih, manis, hingga asam segar seperti asinan bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk berbuka puasa.
Menurut Chef Theo Setyo setiap menu khas Peranakan membutuhkan bahan baku yang asli dan berkualitas. Hal ini bertujuan agar cita rasanya tetap terjaga dan mampu menggoyangkan lidah.
“Dengan kreasi dan inovasi, apa yang ada kita bisa membuatnya menjadi sesuatu yang berbeda sehingga semua yang menikmatinya mempunyai kesan terutama saat momen berbuka puasa,” ujarnya.
(Leonardus Selwyn)