Misalnya, jika ada penumpang di belakang anda yang sedang membungkuk untuk mengambil sesuatu dari tas mereka atau menggunakan meja tray, tindakan tiba-tiba merebahkan kursi anda bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan cedera bagi mereka.
"Namun, ada baiknya untuk selalu memeriksa penumpang di belakang kita sebelum kita berbaring. Jika mereka sedang makan dengan meja nampan terbuka, atau menonton film di layar kursi, itu adalah tindakan yang tidak pengertian," ujar Katarina mengutip Daily Star.
Ia juga menyarankan untuk menghindari merebahkan kursi pada penerbangan jarak pendek. "Secara pribadi, saya menyarankan agar kursi tidak direbahkan sama sekali pada penerbangan jarak pendek," terang Katarina.
Penerbangan dengan durasi yang singkat biasanya tidak melebihi tiga setengah jam, sehingga sebagian besar penumpang dapat nyaman tanpa harus merebahkan kursi.
Sementara, pakar perjalanan dari The Points Guy, Nicky Kelvin juga memberikan nasihat terkait etika di pesawat.
Dia menyarankan untuk tidak merebahkan kursi saat makan, karena hal itu dapat mengganggu penumpang di belakang anda yang sedang mencoba menyantap makanan dengan ruang terbatas.
Beberapa awak kabin bahkan mungkin akan meminta penumpang untuk menaikkan kursi mereka selama waktu makan, sebagai tindakan penghormatan terhadap penumpang di belakangnya.
(Rizka Diputra)