Rumah Sakit Nasser Runtuh, Korban Perang Jalani Perawatan dengan Pasokan Seadanya

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Senin 29 Januari 2024 16:00 WIB
Rumah sakit di Gaza. (Ilustrasi: Freepik.com)
Share :

Setidaknya saat ini sudah ada 300 dan 350 pasien tetap berada di Rumah Sakit Nasser karena tidak dapat dievakuasi. Sebab keadaan yang tidak memungkinkan dan berbahaya membuat pasien-pasien ini akhirnya memiliki cedera akibat perang seperti luka terbuka dan luka bakar.

Bahkan, pada 24 Januari satu pasien telah dinyatakan meninggal karena tidak adanya Ahli bedah ortopedi yang tersedia. Rami (nama yang disamarkan) yang merupakan salah satu perawat MSF yang terperangkap di dalam Rumah Sakit Nasser menggambarkan perasaaan tidak berdaya selama peristiwa mengerikan yang menyebabkan 50 orang luka dan lima orang tewas ke dalam ruang gawat darurat pada 25 Januari 2024.

“Hampir tidak ada staf yang tersisa di ruang gawat darurat Rumah Sakit Nasser,” kata Rami.

“Tidak ada tempat tidur, hanya ada beberapa kursi dan beberapa perawat. Kami membawa pasien ke UGD untuk memberikan pertolongan pertama. Kami berhasil dengan apa yang kami miliki, mencoba menghentikan pendarahan dan menyortir pasien di sana. Itu adalah peristiwa yang mengerikan dan benar-benar mempengaruhi saya secara psikologis,” tuturnya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya