Kementerian Kesehatan Gaza Sebut Lebih dari 25 Ribu Orang Tewas Akibat Serangan Israel

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Selasa 23 Januari 2024 12:00 WIB
Lebih dari 25 ribu warga Gaza tewas akibat serangan Israel. (Foto: Freepik.com)
Share :

SERANGAN Israel di jalur Gaza kian membabi buta. Kondisi ini membuat pejabat Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa pada Minggu, 21 Januari 2024 total jumlah korban tewas dari serangan tersebut sejak bulan Oktober telah melewati 25.000 orang.

Dilansir dari laman Asia One, Selasa (23/1/2024) Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan setidaknya ada 178 orang Palestina yang saat ini sudah terbunuh dalam 24 jam terakhir. Sehingga saat itu dinyatakan sebagai hari yang paling mematikan selama terjadinya peperangan.

Pasukan Israel dan pejuang Hamas diketahui seringkali bentrok di beberapa tempat, dari sisi utara Jabalia hingga sisi selatan Khan Younis, Israel mulai melakukan operasinya baru-baru ini. Tidak hanya itu, pesawat Israel juga tampak sedang melanjutkan misinya untuk melakukan pemboman berat di daerah Khan Younis yang berada di Selatan jalur Gaza.

Mereka menggunakan ledakan, suara bom itu pun bergema di seluruh kota. Di sisi lain, pada beberapa bagian kamp yang menjadi tempat pengungsian warga Khan Younis. Pejabat Kesehatan Palestina mengatakan satu orang Palestina telah tewas dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dalam hanya satu serangan udara yang terjadi pada malam itu.

Lebih lanjut, pada kamp pengungsi Jabalia dan daerah-daerah lain sekitarnya juga tidak jauh berbeda. Pertempuran terus berlanjut dengan Israel yang mengatakan kalau pasukannya sudah membersihkan sebagian besar Gaza utara dari jaringan militer Hamas dan lebih dari satu juta penduduk.

Mereka semua telah pindah ke bagian sisi selatan untuk menyelamatkan diri dari pemboman. Kini, Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola oleh Hamas saat ini mengatakan ada 25.105 orang Palestina yang diantaranya kalangan wanita dan anak-anak telah tewas dan 62.681 diantaranya terluka dalam serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Meskipun tidak membedakan antara kematian warga sipil dan militan, tetapi pihaknya mengatakan sebagian besar dari mereka yang tewas adalah warga sipil. Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengecam Israel atas apa yang dia sebut sebagai kematian 'memilukan' warga sipil Palestina di Gaza.

Israel mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk menghindari korban sipil, tetapi menuduh Hamas beroperasi di daerah padat penduduk dan menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya