MENGONSUMSI obat tuberkulosis akan menimbulkan efek samping berupa gatal-gatal, kemerahan, mual, muntah, atau bahkan bisa merubah warna kulit jadi sedikit menghitam.
Pada kondisi seperti ini, tentu saja tidak sedikit dari mereka yang mengeluhkan tidak percaya diri akibat perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin dipercaya dapat memudarkan warna kehitaman pada kulit, sehingga warna kulit yang kehitaman terlihat lebih memudar.
Lantas apakah hal itu diperbolehkan?
Dokter Spesialis Paru, dr Erlina Burhan mengatakan bahwa hal ini boleh saja untuk dilakukan.
“Kalau ada upaya untuk mengonsumsi vitamin atau obat topikal yang bisa bantu mengurangi kekusaman atau menahan kulit tidak menjadi hitam itu boleh-boleh saja, tidak masalah,” kata dr Erlina, dikutip dalam akun X miliknya @erlinaburhan, Rabu (27/12/2023).
Menurutnya, kondisi kulit menghitam atau terlihat kusam biasanya akan kembali menjadi normal setelah masa pengobatan selesai. Akan tetapi, pada proses ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Untuk itu, penggunaan obat yang dianggap bisa memudarkan efek samping kehitaman boleh saja dikonsumsi. Namun yang perlu diingat pada penderita harus lebih fokus terhadap pengobatan yang sedang dijalankan.
Jangan sampai hanya karena tidak ingin terlihat efek sampingnya, obat yang seharusnya tidak diutamakan, justru menjadi utama. Karena pada dasarnya warna kulit seseorang bisa kembali semula jika penderita sudah sembuh dari pengobatan.
“Jadi percaya diri saja, fokus ke pengobatan agar segera sembuh dan kondisi kulit pun bisa kembali (seperti sebelum konsumsi obat),” ucap dr Erlina.
(Leonardus Selwyn)