2. Hari Saint Nicholas
Perayaan ini terinspirasi dari tokoh Saint Nicholas atau yang sering dikenal dengan sinterklaas yang mempunyai sifat dermawan dan suka memberi.
Dilansir dari laman Travel Awaits, peristiwa ini diperingati sebagai Saint Nicholas Day di beberapa negara yang mempunyai kisah sejarah tersendiri. Saint Nicholas Day merupakan peringatan untuk Santo Katholik abad ketiga yang menjadi sumber inspirasi dari tokoh Sinterklaas di era modern.
Berbeda dengan perayaan Natal, St. Nicholas adalah tradisi memberi hadiah yang sering kali ditujukan pada anak-anak. Konon, tradisi ini bermula dari kisah Saint Nicholas yang mempunyai sifat dermawan, menjual semua barang miliknya lalu memberikan uang hasil penjualan barang tersebut kepada orang miskin.
Dalam hal ini, Saint Nicholas mendedikasikan seluruh hidupnya untuk melayani dan merawat orang yang sakit atau menderita. Kisah ini kemudian menciptakan tradisi pemberian hadiah kepada anak-anak untuk memberikan suasana gembira dan suka cita. Hadiah akan diberikan pada anak-anak baik, sedangkan anak-anak nakal akan menerima akar, ranting, atau bahkan batu bara.
Secara umum, tradisi perayaan Saint Nicholas dilakukan lebih dari 42 negara di dunia, di mana masing-masing negara mempunyai tradisi yang berbeda-beda dalam merayakan peringatan tersebut. Namun, secara garis besar, peringatan ini dirayakan dengan sikap saling memberi dan berbuat baik kepada sesama manusia.
(Endang Oktaviyanti)