"Menurut WHO maka pencegahan dan pengendalian dengue utamanya bergantung pada pengendalian vektor (vector control), ini kunci utama pencegahan penularan. Disebutkan di laman Dengue WHO terbaru Maret 2023 adalah untuk mengurangi kemungkinan di gigit nyamuk dengan berpakaian yang tertutup, penggunaan kelambu kalau tidur siang, penggunaan mosquito repellents (yang mengandung DEET, Picaridin atau IR3535) dll," tutur Prof Tjandra.
Dia menambahkan jika seseorang sudah jatuh sakit maka tidak ada obat yang spesifik untuk membunuh virus dengue (DENV). Deteksi awal dan akses pada pelayanan kesehatan yang baik merupakan kunci utama untuk menurunkan angka kematian.
"Apalagi kalau diberitakan bahwa Indonesia target bersama mencapai nol kematian akibat dengue di 2030 (zero dengue death by 2030). Jadi, pengendalian dengue memang harus bersifat menyeluruh," tuturnya.
(Leonardus Selwyn)