Selain itu, memasang target 30 juta wisman harus dibarengi dengan keberhati-hatian di dalam menjaga kelestarian alam dan budaya di destinasi.
"Karena sebagaimana kita ketahui orientasi pembangunan pariwisata saat ini bukan lagi bicara tentang quantity tourism melainkan quality tourism," ungkapnya.
Taufan mengungkapkan, bila mengacu pada data Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, total kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian Indonesia pada tahun 2020 mencapai Rp1.100 triliun atau sekitar 7,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, terdapat peningkatan kontribusi industri kreatif terhadap PDB Indonesia sebesar 0,7% per tahun.
Menurutnya, Industri kreatif Indonesia tidak terlepas dari beberapa tantangan yang harus dihadapi, salah satu tantangan terbesar adalah terbatasnya akses permodalan dan sumber daya.
BACA JUGA: