INDONESIA adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, suku, dan tradisi kuliner. Salah satu kelompok etnis yang unik adalah masyarakat Dayak, yang mendiami wilayah Kalimantan, salah satunya adalah Provinsi Kalimantan Tengah. Calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo adalah salah satu tokoh yang merasa kagum dan rindu dengan hidangan khas Dayak.
Saat masih menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah, dia sempat berkunjung ke Palangka Raya untuk bertemu Rektor universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi di Rumah Makan Palangka. Pada hari itu, Rektor UPR dan juga Sahabatnya Dr Andrie menjamu Ganjar dengan masakan khas Dayak.
Hidangan-hidangannya yang disajikan olehnya menyebabkan Ganjar Pranowo rindu dengannya, sebab masakan khas Dayak ini diakui cukup sulit untuk mengungkapkan nikmatnya masakan tersebut.
Didampingi oleh beberapa awak media pada saat berkepentingan di Kalimantan, Ganjar pun saat itu langsung bilang makanannya lebih dari enak “Jangan dibilang enak lagi. Ini rasanya syurr langsung melayang” Ucap Ganjar ketika ditanya.
Apa saja hidangan khas dayak yang dia coba pada saat itu? Mari simak 3 makanan tersebut!
Udang Galah
Udang galah juga dikenal dengan nama "udang galah kalimantan" adalah hidangan populer di Kalimantan, yang merupakan pulau terbesar di Indonesia. Hidangan ini mengambil nama dari udang galah, yaitu jenis udang air tawar besar yang sering ditemukan di sungai-sungai dan perairan tawar Kalimantan.
Udang galah Kalimantan biasanya disajikan dengan berbagai cara, tetapi salah satu cara yang populer adalah dengan cara dimasak pedas. Udang ini bisa diolah dengan berbagai rempah-rempah dan bumbu khas Indonesia seperti cabai, kunyit, serai, dan bawang putih untuk menciptakan hidangan yang memiliki cita rasa yang gurih, pedas, dan lezat.
Selain hidangan pedas, udang galah Kalimantan juga bisa diolah dengan berbagai metode memasak lainnya seperti digoreng, dibakar, atau direbus. Ini adalah hidangan yang sangat populer di daerah Kalimantan dan sering dihidangkan sebagai hidangan utama dalam berbagai acara dan perayaan di sana.
Ketika berkunjung ke Kalimantan, mencicipi hidangan udang galah merupakan pengalaman kuliner yang sangat disarankan, terutama jika Anda menyukai makanan laut dan cita rasa khas Indonesia yang kaya akan rempah-rempah.
Sayur Rotan
Sayur Rotan adalah hidangan tradisional dari Palangka Raya. Hidangan ini disebut "sayur rotan" karena menggunakan pucuk daun rotan (yang juga disebut sebagai "pucuk daun kemuning") sebagai salah satu bahan utamanya.
Sayur Rotan umumnya terdiri dari bahan-bahan seperti pucuk daun rotan yang diiris halus, santan (kelapa parut yang ditekan untuk mendapatkan santan), bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, dan lainnya. Sayuran lainnya, seperti labu siam, jagung muda, dan tahu, juga dapat ditambahkan sesuai selera. Semua bahan ini dimasak dalam santan dengan bumbu hingga matang dan beraroma. Hidangan ini umumnya memiliki cita rasa yang gurih dan lezat, dengan sedikit rasa manis dari santan dan pucuk daun rotan.
Sayur Rotan adalah hidangan yang populer di daerah Kalimantan, serta mungkin memiliki variasi dalam bumbu dan bahan yang digunakan sesuai dengan preferensi lokal. Ini adalah hidangan yang sering disajikan sebagai pelengkap nasi, dan bisa menjadi hidangan vegetarian jika tidak ada bahan lain yang mengandung daging yang ditambahkan.