BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca panas ekstrem akan berlangsung sepanjang Oktober 2023. Cuaca panas ekstrem ini tentunya berdampak pada kesehatan, khususnya anak-anak.
Dokter sekaligus Epidemiolog dan Peneliti Indonesia dari Universitas Griffith Australia, dr Dicky Budiman mengatakan saat cuaca panas yang diperkirakan memuncak pada 9 Oktober 2023 dapat menyebabkan beberapa masalah pernapasan pada anak.
“Karena suhu cuaca panas itu biasanya mendukung kambuhnya atau timbulnya perburukan saluran infeksi atau penyakit saluran napas pada anak seperti asma,” ujar dr Dicky saat dihubungi MNC Portal pada Selasa (10/10/2023).
Dokter Dicky menambahkan dengan adanya kualitas udara yang buruk juga sering dikaitkan dengan gelombang panas yang bisa menyebabkan semakin buruknya masalah pernapasan.
“Biasanya banyak anak yang masuk ke rumah sakit karena keluhan saluran napas,” tuturnya.
Selain itu, peningkatan suhu panas juga menimbulkan penyakit yang berasal dari nyamuk atau kutu meningkat.
“Kutu dan nyamuk ini masa berkembangbiaknya akan aktif dan panjang. Ini akhirnya meningkatkan risiko penyakit lain seperti DBD pada anak,” katanya.
(Leonardus Selwyn)