Ayu juga menilai, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa melestarikan budaya cukup dilakukan oleh para institusi hingga para praktisi kebudayaan saja.
BACA JUGA:
Padahal, agar tetap eksis di tengah gempuran era globalisasi, peran masyarakat juga dibutuhkan demi pelestarian kebudayaan Tanah Air.
“Mereka berpikir bahwa sudah selesai di situ. Cukup mereka yang melakukan Institut itu dan anak-anak yang masuk ke dalam sekolahan seni itu yang berkewajiban untuk melestarikan,” ungkapnya.
“Mereka tidak berpikiran bahwa masyarakat luar pun harus ikut melestarikan. Kalau tidak ada itu, pemerintah bekerja apapun, memberi subsidi atau memberi fasilitas apapun tidak bisa terlaksana pelestarian budaya itu,” katanya.
(Salman Mardira)