2. Tamu menyelamatkan diri
Diberitakan oleh Kurdi Irak, seorang pria bernama Rudaw mengatakan ada sekitar 1.000 hingga 1.100 tamu dalam acara tersebut. Sehingga ketika api mulai membakar langit-langit, semua tamu termasuk pengantin berusaha untuk menyelamatkan diri.
3. Kondisi para korban
Dikutip dari The Guardian, hingga Rabu (27/9/2023), Departemen Kesehatan Nineveh menyebutkan ada sebanyak 114 korban tewas. Sedangkan juru bicara kementerian kesehatan, Saif al-Badr, menyebut korban luka sebanyak 150 orang.
“Mayoritas korban luka menderita luka bakar dan sesak napas,” kata Saif al-Badr.
Lebih lanjut lagi, Ahmed Dubardani seorang pejabat kesehatan di provinsi tersebut mengatakan bahwa mayoritas korban mengalami luka bakar 50-60 persen. Di mana artinya korban tidak dalam kondisi baik.
4. Pengantin turut berkabung
Dilaporkan The Independent bahwa pengantin pria dan wanita dalam tragedi tersebut selamat setelah melarikan diri dari pintu dapur. Meski demikian, pengantin mengalami luka bakar dan guncangan psikologis yang hebat.
Mereka, Haneen dan Revan, juga turut berkabung untuk mengenang para korban. Dalam sebuah rekaman di media sosial, pengantin pria terlihat menangis terisak.
Demikian potret kondisi kebakaran di pernikahan Irak, viral menewaskan 100 tamu undangan.
(Hafid Fuad)