Berduri dan Sering Dijauhi, Kaktus Malah Dijadikan Makanan Lezat di Vietnam

Rahel Pebrini Panjaitan, Jurnalis
Senin 11 September 2023 09:00 WIB
Kaktus diolah jadi makanan lezat di Vietnam. (Foto: Eva.vn)
Share :

KAKTUS merupakan tanaman berduri yang sering dijauhi. Tapi di Vietnam, kaktus justru jadi makanan yang paling digemari warganya. Ya, kaktus diolah jadi makanan khas yang dipercaya juga baik buat kesehatan.

Vietnam memang selalu memiliki makanan unik yang membuat orang penasaran atau bahkan tertarik untuk mencobanya. Salah satunya adalah kaktus.

Kaktus dikenal sebagai tumbuhan khas gurun pasir. Namun di Vietnam, kaktus bisa tumbuh liar atau ditanam sebagai pagar dan tanaman hias di beberapa wilayah seperti Quang Nam, Quang Binh, Binh Thuan, Bind Dinh, dan Khanh Hoa.

 BACA JUGA:

Menariknya di Vietnam, tanaman ini bukan hanya dijadikan sebagai tanaman hias, tetapi juga jadi makanan. Kaktus ini diolah menjadi makanan yang lezat dan bergizi. Makanan ini terkenal di seluruh wilayah dan dibandrol seharga 25.000VND per kilo atau setara Rp16.000.

Ada dua jenis kaktus yang populer dan baik untuk kesehatan, yaitu kaktus kuping kelinci dan kaktus pir berduri.

 

Kaktus

Tanaman ini banyak duri, sehingga mengolahnya perlu berhati-hati agar duri tidak menusuk tangan. Mengolah kaktus sangat sederhana.

Kupas duri dari keempat sisinya, pisahkan selaput luarnya yang tipis, lalu iris tipis-tipis, masak kurang lebih 5 menit, bila warna kaktus sudah menguning berarti sudah matang.

 BACA JUGA:

Mengutip dari Eva.vn, di daerah Quang Nam dan Quan Binh, masyarakat sudah lama mengkonsumsi kaktus kuping kelinci, yang disajikan menjadi makanan lezat, unik, dan bergizi. Kaktus memiliki rasa yang segar, sedikit asam, dan kenyal.

Dahulu, hidangan kaktus kuping kelinci dikaitkan dengan makanan orang miskin. Namun, seiring berjalannya waktu, makanan khas pedesaan ini semakin dikenal menjadi makanan khas daerah karena cita rasanya yang unik dan berbeda.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya