Mengenal Balut, Kuliner Kontroversial dari Asia Tenggara Terbuat dari Embrio Bebek

Yesica Kirana, Jurnalis
Rabu 30 Agustus 2023 06:03 WIB
Balut, kuliner ekstrem kontroversial di Asia Tenggara (Foto: IG/@vietnamcoracle)
Share :

DIKENAL dengan nama balut, hidangan populer dari Asia Tenggara ini dibuat dengan cara mengerami telur bebek yang telah dibuahi selama berminggu-minggu, lalu dikukus dan dimakan langsung dari cangkangnya.

Telur balut dianggap sebagai makanan lezat di Filipina dan beberapa tempat di seluruh dunia, tetapi tidak semua orang mau mencobanya.

Anda dapat menemukan balut ini di kuliner kaki lima karena karena rasanya yang nikmat.

Tidak seperti telur rebus yang pernah Anda lihat sebelumnya, telur balut ini berbentuk kuning telur dan terdapat bangkai janin bebek yang sudah direbus. Di Filipina dan tempat lain di Asia Tenggara, telur balut justru menjadi daya tarik kuliner.

Balut (Foto: Wikimedia Commons)

Mengutip laman All Thats Interesting, asal-usul telur balut sudah ada sejak tahun 1800-an, dan sejak saat itu, proses pembuatannya tidak banyak berubah.

Telur balut dibuat ketika telur bebek yang telah dibuahi diinkubasi cukup lama hingga embrio mulai terbentuk, biasanya berusia antara 12 hingga 18 hari.

Menurut ahli kuliner, telur balut yang ideal telah diinkubasi selama 17 hari. Karena jika mati sebelum jangka waktu yang sesuai, telur tidak berharga dan tidak akan berguna sebagai telur balut.

Cairan dalam telur balut, alih-alih mengeras, berubah menjadi semacam kaldu, yang kemudian mendidihkan janin bebek dan kuning telur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya