Ilmuwan Temukan Bukti Penting untuk Ungkap Lokasi Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH370

Yesica Kirana, Jurnalis
Minggu 27 Agustus 2023 00:03 WIB
Pesawat Malaysia Airlines. (Foto: REUTERS)
Share :

PARA ahli yakin telah menemukan petunjuk untuk mengungkap lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 sembilan tahun lalu. Para ilmuwan memuji teori terobosan, berdasarkan teritip yang menempel di puing-puing pesawat, untuk memecahkan salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan itu.

The Sun melaporkan bahwa sebuah studi baru menunjukkan bahwa cangkang krustasea kecil dapat dianalisis untuk mengetahui posisi area yang rusak.

Pesawat MH370 hilang kontak pada Maret 2014 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China.

 BACA JUGA:

Pesawat Boeing 777 yang membawa 239 penumpang dan awak menghilang dari layar radar Malaysia, tidak lama setelah terbang di atas Laut China Selatan menuju wilayah udara Vietnam. Berbagai teori dikemukakan mengenai kejadian tersebut, termasuk dugaan adanya rencana bunuh diri pilot atau dugaan pembajakan pesawat.

Namun para ahli dari Florida telah mempublikasikan penelitian tentang pesawat yang jatuh di Samudera Hindia di jurnal AGU. Mereka menemukannya berdasarkan puing-puing yang dipastikan berasal dari pesawat yang jatuh di laut itu.

 

Melansir dari News.com.au, Sabtu (26/8/2023), investigasi internasional atas hilangnya pesawat tersebut menelan biaya $294 juta, sebelum dibatalkan pada tahun 2017. Studi baru ini dipimpin oleh Gregory Herbert, seorang profesor biologi evolusi di University of South Florida.

Dia mengaku terpaksa bertindak setelah melihat foto puing-puing pesawat yang mengapung di dekat Pulau Reunion di Samudera Hindia, lepas pantai tenggara Afrika. Dia mulai mengirim email kepada para peneliti yang menjelaskan bahwa goresan pada bagian-bagian pesawat bisa jadi penting.

 BACA JUGA:

Profesor Herbert menjelaskan bagaimana cangkang tersebut menciptakan sebuah lapisan seperti lingkaran pohon, yang menunjukkan suhu air di sekitarnya saat terbentuk. Tim bekerja sama dengan para ahli dari Universitas Galway di Irlandia untuk membandingkan selongsong peluru dengan analisis lokasi puing-puing.

Ia mengklaim, dengan pendekatan yang dilakukan dapat membantu menentukan lokasi pesawat itu mungkin jatuh, yang disebut busur ketujuh, dan sedang diteliti di koridor utara-selatan yang diidentifikasi oleh kecelakaan itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya