TERNYATA diet vagan kurang baik bagi kesehatan. Bahkan sudah ada korban diet vegan yang sampai meninggal dunia karena kurang gizi.
Jika kamu mau diet maka perlu memahami dampak buruk diet vegan. Apalagi diet bukan hanya sekedar menurunkan berat badan, tapi merupakan salah satu cara mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan atau demi menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Mengutip laman Gooddoctor.co.id dari webmd.com, diet vegan pada dasarnya memiliki dampak kesehatan yang tinggi. Namun, diet vegan juga memiliki dampak buruk bahkan cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh kamu,
BACA JUGA:
1. Peningkatan Risiko Stroke
Meski ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa diet vegan pada beberapa orang dapat mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 13 persen ketimbang orang yang memakan daging. Faktanya, diet vegan juga dapat menimbulkan risiko stroke sebesar 20 persen lebih besar ketimbang orang yang memakan daging.
Hasil penelitian ini memang tidak bisa disamakan di setiap tempat karena penelitian ini sifatnya observasional yang dilakukan di Inggris. Tapi, tentu hasil penelitian ini tidak bisa diabaikan begitu saja.
2. Risiko Kesehatan Otak
Beberapa pahar menyebut bahwa diet vegan juga bisa menyebabkan krisis kolin, kolin ini merupakan nutrisi yang penting bagi kesehatan itak dan fungsi lainnya. Kolin ini biasa ditemukan dalam daging dan unggas, sehingga kamu yang melakukan diet vegan perlu mempertimbangkan suplemen kolin, khususnya pada wanita usia subur.
BACA JUGA:
3. Butuh Kalori Lebih Banyak
Pada pola diet vegan, kamu akan mengganti semua makananmu dengan produk nabati. Sementara, produk nabati memiliki kepadatan kalori yang lebih rendah ketimbang produk hewani. Sehingga, kamu harus memilih makanan nabati yang memiliki kandungan kalori besar untuk memenuhi jumlah kalori yang diperlukan tubuh. Asupan makanan harian menjadi sangat penting untuk diperhatikan agar bisa memenuhi kebutuhan kalori.
4. Risiko Kerontokan Rambut
Diet vegan juga berisiko menyebabkan kerontokan rambut, akibat kekurangan zat besi, vitamin B dan zinc yang diperoleh dari daging. Sehingga, kamu yang melakukan diet vegan
bisa menggantinya dengan kavang kering atau sayuran hijau tua, serta beberapa suplemen pengganti.
5. Gangguan Kesehatan Mental
Dampak buruk diet vegan lainnya adalah gangguan kesehatan mental. Sebuah studi menujukkan bahwa pada pelaku diet vegan menunjukkan adanya peningkatan angka prevalensi gangguan depresi, gangguan kecemasan dan gangguan somatoform cukup tinggi.
Somatoform adalah gangguan pada seseorang yang mengalami nyeri atau lemas tanpa penyebab fisik yang jelas. Tapi, karena studi ini menggunakan prosedur pencocokan, hal itu tidak bisa dijelaskan oleh kondisi sosio-demografis pelaku diet vegan.
Oleh karena itu, bagi kamu yang hendak melakukan diet vegan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gizi, agar hasil dietnya berdampak positif bagi tubuh kamu, bukan justru berdampak buruk.
(Dyah Ratna Meta Novia)