"Artinya, dampak negatif dari BPA hanya dugaan-dugaan dan isu-isu saja," katanya.
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo menerangkan bahwa tidak ada hubungan antara kandungan BPA dalam galon kemasan isi ulang dengan gangguan kehamilan apalagi kemandulan. Dia melanjutkan, belum ada pembuktian valid dan benar terkait dampak BPA ke tubuh sehingga masih diperlukan penelitian yang lebih besar lagi.
"Belum ada penelitian yang konsisten dan dapat dibuktikan terkait efek dari air mineral kemasan," katanya.
(Dyah Ratna Meta Novia)