BPA Disebut Berdampak Negatif Bagi Kesuburan, Begini Kata Pakar Reproduksi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2023 21:29 WIB
Mengalami gangguan kesuburan. (Foto: Freepik)
Share :

SELAMA ini kemasan plastik, termasuk galon isi ulang yang mengandung Bisphenol A (BPA) disebut berbahaya. Apalagi BPA disebut sebagai zat yang kerap digunakan dalam pembuatan kemasan plastik makanan dan minuman. BPA sejak lama menjadi sorotan dunia kesehatan karena dampak buruknya yang bisa menganggu kesuburan dan dapat menimbulkan gangguan seksual dan reproduksi.

Gangguan itu macam-macam bentuknya, bisa berupa Infertilitas (mandul), tergerusnya jumlah dan kualitas sperma, terganggunya libido, dan kesulitan mengalami ejakulasi.

 

Namun Pakar Kesehatan Reproduksi, Dokter Mohammad Caesario membantah asumsi yang menyebutkan bahwa meminum air galon guna ulang dapat menyebabkan kemandulan. Dia menegaskan bahwa tidak ada korelasi meminum air galon dengan gangguan reproduksi manusia.

"Dari dulu kan kita juga research, kita butuh air kan untuk metabolisme tubuh kita," kata Dokter Mohammad Caesario.

Dia menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan kabar yang menyebutkan bahwa meminum air galon berpotensi memicu infertilitas, mengurangi kualitas sperma, terganggunya libido dan kesulitan mengalami ejakulasi. Dia melanjutkan, air galon guan ulang sejak dulu hingga saat ini banyak sekali digunakan masyarakat global.

Dia juga meminta publik untuk menelaah kembali setiap informasi yang disebarkan di dunia maya. Karena menurutnya, informasi yang menyebutkan bahwa meminum air galon guna ulang dapat memicu kemandulan merupakan suatu pembodohan publik.

"Minum air galon jadi mandul, itu tidak benar," katanya.

Sebelumnya, beredar informasi menyesatkan yang menyebut bahwa meminum air galon guna ulang dapat dapat menimbulkan gangguan kesuburan dan seksual pada pria dan wanita. Kandungan zat Bisphenol A (BPA) kemudian disalahkan atas gangguan-gangguan tersebut.

 BACA JUGA:

Padahal, kandungan tersebut juga berada di banyak kemasan pangan, apalagi kemasan kaleng. Sedangkan kandungan BPA dalam kemasan galon guna ulang sangat kecil dan telah dinyatakan aman oleh berbagai kalangan.

Seperti Dokter spesialis kandungan Boyke Dian Nugraha yang membantah dampak BPA ke manusia. Dia menjelaskan bahwa hingga kini belum ada satu penelitian pun yang membuktikan zat BPA bisa berdampak negatif bagi manusia.

 BACA JUGA:

Pakar seksologi itu mengungkapkan kalau penyebab utama terjadinya infertilitas pada pasangan suami istri adalah karena merokok. Hal itu disebabkan partikel-partikel gas yang terdapat di dalam rokok itu bisa merusak sperma pada pria dan organ reproduksi wanita.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya