5 Perbedaan Cara Hidup Pedesaan dan Perkotaan

Cita Zenitha, Jurnalis
Selasa 08 Agustus 2023 22:44 WIB
Ilustrasi kehidupan di pedesaan (Foto:Freepik)
Share :

PERBEDAAN cara hidup pedesaan dan perkotaan selalu menjadi topik bahasan menarik dalam setiap perbincangan khususnya di Indonesia.

Sejatinya kehidupan masyarakat, baik di desa maupun di kota, memiliki dinamika yang sama-sama unik yang mencerminkan karakteristik masyarakat yang berada di dua lingkungan berbeda.

Keduanya memiliki daya tarik dan tantangan tersendiri. Seperti daerah perkotaan yang terkenal dengan tingkat populasi tinggi, kontras dengan kehidupan di desa.

Meski demikian, kedua lingkungan ini memiliki timbal balik erat khususnya dalam mengejar pertumbuhan ekonomi. Berikut perbedaan cara hidup pedesaan dan perkotaan melansir berbagai sumber, Selasa (8/8/2023):

5. Lingkungan Fisik dan Sosial

Perbedaan yang paling mencolok tentu saja adalah berdasarkan lingkungan fisik dan sosial. Pedesaan identik dengan keindahan alam, udara segar, dan suasana yang tenang.

Di daerah pedesaan juga masih masih bisa ditemukan persawahan dan pepohonan yang masih rimbun atau alami. Penduduknya hidup dalam pola agraris atau pertanian.

Sebaliknya di perkotaan terkenal dengan kemacetan lalu lintas, gedung pencakar langit, dan keramaian. Perbedaan ini tentu berpengaruh pada cara orang berinteraksi dan menjalani kehidupan.

Ketersediaan lahan di kota yang sangat terbatas. Pada akhirnya ini mendorong sektor perekonomian sekunder yang berarti masyarakatnya bekerja di sektor industri dan sektor perekonomian tersier seperti jasa.

4. Nilai Hidup Masyarakat

Nilai kehidupan masyarakat pedesaan cenderung lebih terhubung pada nilai-nilai tradisional. Masyarakatnya masih mengenal gotong royong dan memelihara budaya lokal. Pekerjaan mayoritas bergantung pada alam.

Sementara itu modernitas sudah mendominasi perkotaan. Anggota masyarakatnya datang dari latar belakang yang beragam, sehingga dinamika sosial bisa terjadi dengan cepat.

3. Pilihan Karier

Perkotaan tentu saja menawarkan berbagai peluang karir dan akses yang lebih besar terhadap pendidikan dan pekerjaan. Seiring pergerakan perekonomian, mobilitas warganya juga terjadi begitu cepat di daerah padat penduduk ini.

Sementara itu, di pedesaan memiliki lebih sedikit peluang dan variasi dalam hal pekerjaan. Seringkali masyarakatnya bertahan di sektor peternakan dan pertanian.

Pilihan karir di tengah masyarakat sejatinya juga dapat mempengaruhi ambisi dan arah hidup seseorang khususnya generasi muda.

2. Pola Interaksi Masyarakat

Mayoritas orang yang datang ke kota untuk merantau. Mereka tidak memiliki sanak keluarga dengan masyarakat sekitar. Dengan begitu masyarakat kota tidak bergantung dengan siapapun.

Berbeda dengan masyarakat pedesaan yang menjalin kekeluargaan dengan masyarakat sekitar. Bahkan satu wilayah desa bisa dihuni oleh dua atau tiga kepala keluarga yang masih memiliki ikatan darah.

1. Perilaku Masyarakat

Masyarakat pedesaan cenderung berperilaku homogen yang mana dilandasi dengan konsep kekeluargaan. Pasalnya, warga pedesaan masih menggenggam norma-norma dan pedoman hidup yang sama.

Sedangkan perilaku hidup masyarakat perkotaan bersifat heterogen lantaran berasal dari latar belakang yang berbeda. Masyarakat perkotaan tidak diatur oleh nilai-nilai kehidupan yang khusus.

Demikian rangkuman perbedaan cara hidup pedesaan dan perkotaan.

(Hafid Fuad)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya