Karina juga menyarankan untuk anak-anak usia di bawah dua tahun sebaiknya diberi kegiatan bermain, di mana mereka secara aktif bergerak dan melakukan eksplorasi pada hal-hal yang ada di sekitar mereka.
"Misalnya merangkak, berjalan, melompat, merasakan sensasi kasar-halus, cair-padat-gel, basah-kering. Yang diperlukan sebagai konsep dasar berpikir," ungkapnya
Lantas bagaimana jika anak sudah terlanjur kecanduan gadget dan game online? Menurut Karina sebaiknya orang tua mengajak anak melakukan pemeriksaan ke psikolog agar bisa dilakukan penanganan.
"Penanganannya macam-macam, mulai dari modifikasi perilaku, hypnotherapy, cognitive restructuring, brainspotting, atau lainnya sesuai dengan pertimbangan psikolognya," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)