6. Fartlek
Fartlek merupakan lari dengan kecepatan yang bervariasi seperti mengombinasikan kecepatan lari cepat dan lambat secara bergantian. Latihan fartlek ini dapat membakar banyak kalori serta dapat menjaga kekuatan tulang dan meningkatkan kesehetan jantung.
7. Lari zigzag
Lari zigzag ialah suatu bentuk gerakan lari yang dilakukan dengan berbelok-belok, tujuannya untuk melatih kelincahan dan kecepatan. Latihan berlari zigzag juga mampu melatih kekuatan otot kaki dan memaksimalkan dribbling dengan baik.
8. Cone drill
Cone Drill merupakan latihan kecepatan dengan menggunakan alat berupa cone sebagai batas atau rintangan pada saat melakukan gerakan. Latihan ini biasa dilakukan untuk pemanasan dalam olahraga untuk melatih kecepatan dan perubahan arah.
9. Tabata
Gerakan tabata ini meliputi squat jump dan high knee jog, jenis olahraga berupa latihan interval yang termasuk dalam High Intensity Interval Training (HIIT). Biasa dilakukan selama 20 detik dan istirahat 10 detik. Latihan tabata ini sangat efektif untuk membakar lemak, meningkatkan metabolisme dan detak jantung dalam waktu singkat.
10. Pliometrik
Pliometrik adalah jenis olahraga yang mengharuskan kita untuk aktif melompat. Metode latihan pliometrik otot selalu berkontraksi baik pada saat memanjang maupun memendek. Latihan pliometrik juga berguna untuk melatih kelincahan dan kekuatan kesehatan tubuh secara keseluruhan, terutama kardiovaskular.
Demikianlah contoh latihan kecepatan, bikin hidup kamu lebih sehat.
(Endang Oktaviyanti)