"Dua tahun yang lalu saya sedang dalam perjalanan pulang untuk Thanksgiving dan memutuskan untuk memeriksa barang bawaan saya yang keras. Ketika saya mengambilnya di akhir penerbangan, itu retak di dua tempat dan memiliki lubang raksasa di atasnya,” jelas Kosciolek.
"Syukurlah, saya memiliki gulungan lakban di dalamnya, jadi saya menambalnya selama perjalanan saya," tambahnya.
3. Sarung bantal sutera
Sementara Debbie, wanita yang bekerja sebagai in-flight service manager Air New Zealand, mengaku selalu terbang dengan sarung bantal suteranya.
Debby menjelaskan bahwa sarung bantal tersebut digunakan untuk menutupi bantal yang disediakan maskapai, di mana seringkali terbuat dari bahan kain murah. Sarung bantal pelapis ini sekiranya juga bisa dirasa lebih aman dan bersih digunakan.
(Rizka Diputra)