Pertunjukan Tutur Batin Yura Yunita: Perjalanan Emosional di Ruangan Sakral

Karina Asta Widara , Jurnalis
Selasa 20 Juni 2023 15:20 WIB
Pertunjukan Tutur Batin Yura Yunita
Share :

Maka wajar apabila para penggemarnya, yang disebut Hip-Hip Yura, menganggap sang Solois sebagai sosok yang relatable dan down to earth.

Tidak lupa pula Yura menghormati mentornya, mendiang Glenn Fredly, dengan membawakan lagu yang memiliki feature Almarhum, “Cinta dan Rahasia.” Momen itu menjadi salah satu waktu di mana sang Solois menitikkan air mata, dan penonton pun tidak bisa membendung tangis mereka.

“Feel-nya Pertunjukan Tutur Batin beda banget dari konser lainnya. Padahal 3 jam pertunjukan tapi sama sekali gak terasa membosankan, justru dibuat terharu sepanjang 3 jam tersebut,” sebut Clarissa Sigrid, yang juga menonton konser ini di Jakarta.

“Dari musik dan suara, live Yura menurutku bagusnya ngalahin versi rekamannya,” tambah Clarissa, merujuk sang solois sebagai “Queen of Pop.”

Audiens sangat disuguhi oleh nuansa tradisional yang kental, nampak dari visual LED screen di panggung, tari-tarian dari DSOUL Dance Company, hingga kostum berkain tradisional yang dikenakan semua orang. Kebaya yang dikenakan merupakan hasil rancangan Ayung Berinda, desainer kain tradisional ternama asal Bandung.

Kentalnya unsur tradisional ini terasa autentik di Yura tidak hanya karena ia yang mempionirkan, tapi karena penyanyi asal Bandung ini memang sangat lekat dengan storytelling dalam musiknya—bagaikan cerita-cerita rakyat yang menjadi jiwa dan jantung musik tradisional Indonesia.

Kebanggaan Yura akan Bandung juga ia tampilkan saat ia diarak oleh Sisingaan Sunda sembari menyanyikan lagu “Bandung” dari album Tutur Batin. Penonton pun praktis ikut histeris berjingkrak dan bersorak-sorai bersama penyanyi berdarah Sunda tersebut.

Dikemas oleh sang suami dan Creative Director Donne Maula, diaransemen oleh Ari Renaldi, dan diiringi oleh grup vokal INSIDEOUT, Pertunjukan Tutur Batin ini layaknya pembuktian Yura akan singularitasnya sebagai “Diva” yang unorthodox. Banyak musisi yang dapat menghibur penonton di atas panggung, namun hanya segelintir yang bisa merangkul ribuan orang dengan cerita dan suaranya saja.

“Lagu-lagu Yura sangat berarti untuk aku pribadi. Dengan dengerin lagu Yura aku merasa ditemani. Aku tipe orang yang mudah insecure, dan dengan hanya dengerin lagu Yura aku merasa dibantu bangun dan sadar bahwa diri aku itu cukup, khususnya di album terakhir Tutur Batin,” kata Clarissa lebih lanjut.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya