MENGIDAP asam urat biasanya dialami oleh mereka yang berusia lanjut (lansia). Namun kini asam urat yang merupakan radang sendi mulai menyerang anak muda.
Hampir setengah dari kasus asam urat mempengaruhi jempol kaki, sementara kasus lain mempengaruhi jari tangan, pergelangan tangan, lutut dan tumit. Mengonsumsi makanan mengandung tinggi purin bisa menyebabkan asam urat.
Lantas sayur apa saja yang aman dikonsumsi bagi penderita asam urat.
1. Sayur rendah purin
Menurut American Academy of Family Physicians, purin adalah zat alami menghasilkan produk limbah yang disebut asam urat ketika makanan kaya purin dicerna. Asam urat terkait dengan batu ginjal, radang sendi dan asam urat.
Sayuran rendah purin antara lain sayuran dengan kacang-kacangan, dan biji-bijian, tomat (bisa digunakan dalam sayur atau dikonsumsi langsung atau jus), dan mentimun.
BACA JUGA:
2. Sayur purin sedang
Menurut American Academy of Family Physicians, sayuran purin sedang meliputi asparagus, bayam, kol bunga dan jamur.
Hanya karena sayuran ini mengandung purin dalam jumlah sedang, tidak berarti penderita asam urat harus menghindarinya sama sekali.
"Ada sangat sedikit sayuran yang harus dihindari penderita asam urat karena sayuran cenderung rendah purin. Namun, ada beberapa sayuran bayam, kembang kol, asparagus, bit, okra, dan jamur yang harus dikonsumsi dalam jumlah sedang," keterangan livestrong.
BACA JUGA:
3. Sayur tinggi purin
Sayuran yang mengandung tinggi purin antara lain jamur, kacang hijau, bayam, asparagus, kecambah brokoli dan kembang kol. Rumah Sakit Beth Israel Lahey Health Winchester merekomendasikan untuk membatasi sayuran ini tidak lebih dari 1/2 cangkir per hari.
Sebagai tambahan informasi, sebuah penelitian mengungkap asupan vitamin C yang lebih tinggi, berisiko lebih rendah terkena asam urat sekitar 45% ketika mengonsumsi 1.500 miligram atau lebih vitamin C per hari. Sementara makanan tinggi vitamin C seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali, ceri, brokoli, stroberi, paprika manis, dan tomat.
(Dyah Ratna Meta Novia)