INDEKS Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di wilayah Jakarta dalam beberapa pekan terakhir ini memang tengah mengalami kenaikan. Menurunnya kualitas udara ini pun bukan hanya berpengaruh pada kesehatan kita, tapi juga pada rambut.
Dokter kulit dan ahli trikologi dr Sravya C Tipirneni dari Bangalore, India, mengatakan polutan di udara dapat mengendap di kulit kepala dan rambut sehingga menyebabkan kekeringan, iritasi, dan ketombe.
"Mereka dapat menyumbat folikel rambut yang menyebabkan penipisan rambut dan rambut rontok," kata Sravya, sebagaimana dilansir Antara dari Hindustan Times.
Dokter kulit dr Shibani Bhatia dari Mumbai, India, menambahkan bahwa bahan kimia di udara dapat menyebabkan rambut kusam dan penuaan rambut akibat stres oksidatif. Untuk mengatasi efek samping polusi udara pada rambut dan kulit kepala, para ahli pun merekomendasikan untuk membersihkan kulit kepala dengan shampo yang mengandung asam salisilat dan bebas sulfat.
Keramaslah secara teratur untuk menghilangkan keringat, kotoran, serta menjaga kebersihan kulit kepala. Anda juga bisa menggunakan clarifying shampo untuk membersihkan kulit kepala secara mendalam.
Kemudian, gunakan kondisioner untuk menjaga kelembapan alami rambut. Oleskan kondisioner ke rambut dan biarkan selama 10 hingga 15 menit, setidaknya seminggu sekali.