2. Epididimitis
Kondisi ini biasanya dimulai sebagai peradangan pada vas deferens (saluran yang menggerakkan sperma dari testis ke uretra), yang menyebar ke bagian bawah testis. Hal ini bisa membuat alat kelamin pria bengkak atau meradang.
Penyebab paling umum dari kondisi ini pada pria di bawah usia 35 tahun adalah infeksi menular seksual gonore. Selain itu,juga disebabkan oleh infeksi menular non-seksual seperti E. coli dan tuberkulosis.
3. Infeksi kulit superfisial
Infeksi kulit superfisial muncul berupa pembengkakan dan kemerahan pada bagian kulit di area selangkangan. Kondisi ini hanya bisa mempengaruhi area kecil, dan tampak seperti jerawat.
Area yang membengkak tersebut akan terasa lembut dan hangat saat disentuh. Infeksi ini sejatinya dapat diobati di rumah dengan krim antibiotik topikal, serta antiradang non steroid seperti ibuprofen.
4. Torsio testis
Kondisi ini terjadi ketika testis berputar, suatu kondisi yang bertepatan dengan timbulnya rasa sakit yang tiba-tiba di skrotum. Rasa sakit secara bergantian terletak di perut bagian bawah atau di daerah selangkangan, dan dapat dimulai setelah aktivitas atau selama tidur.
Torsio testis sering disertai dengan muntah dan mual. Testis sendiri cenderung bengkak, keras dan sangat lunak.