Lantas apakah latar belakang jumlah penduduk Indonesia diprediksi akan lebih sedikit di 2045 karena terjadinya penurunan angka? Apakah ini imbas dari makin banyak orang Indonesia yang enggan menikah dan punya anak, kondisi yang sekarang dihadapi Jepang dan Korea Selatan?
Disampaikan Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Tavip Agus Rayanto, prediksi tersebut ada kaitannya dengan usia menikah penduduk yang semakin tua, khususnya di kota-kota besar.
"Kalau bicara DKI Jakarta, di sini terjadi penuaan usia perkawinan. Jadi usia menikah semakin tua," kata Tavip saat ditemui MNC Portal di Kantor Kemenkes, baru-baru ini.
"Salah satu alasannya, orang-orang di DKI Jakarta itu sekarang lebih banyak yang mengejar karier dan akhirnya suka menikah belakangan,” lanjutnya.
Berkaca dari apa yang terjadi di kota besar, sekarang ini makin banyak calon pengantin yang mempertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan untuk mempunyai anak atau tidak.
Hal ini, merupakan sebagai dampak dari edukasi yang semakin baik dan ekonomi masyarakat generasi saat ini yang semakin mapan. Sehingga, ada perencanaan secara matang sebelum menikah.