Penuh Filosofi, Ini Arti dan Simbol di Balik Keunikan 5 Kain Tradisional Indonesia

Ilham Rachmatullah, Jurnalis
Kamis 18 Mei 2023 07:00 WIB
Perajin kain tenun. (Foto: Indonesiakaya.com)
Share :

INDONESIA sangat kaya akan keanekaragaman budaya, salah satunya dapat dilihat dari banyaknya aneka kain tradisional daerah. Uniknya lagi kain-kain ini punya makna dan filosofi mendalam.

Setiap daerah di Bumi Nusantara memiliki kain tradisional sebagai bagian dari identitas masing-masing. Kain-kain itu punya pola, warna maupun motif berbeda, tergantung ciri khas.

Selain indah, keunikan ragam kain tradisional tersebut juga diwariskan secara turun temurun yang ternyata memiliki arti dan makna akan filosofi serta cerita mendalam.

 BACA JUGA:

Berikut 5 kain tradisional Indonesia yang memiliki arti dan filosofi mendalam sebagaimana dilansir dari Indonesia Travel :

Kain Tapis sebagai Simbol Perjalanan Hidup Manusia

Masyarakat Lampung punya kain tenun kebanggaan dan berbeda dari kain tenun lainnya yang ada di Indonesia, yakni kain tapis. Kain ini merupakan jenis tenunan yang terbuat dari benang kapas serta diberi hiasan sulaman benang emas, benang perak, atau sutera.

 

Kain tapis

Awalnya, kain tapis dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan hanya dikenakan pada acara-acara adat atau ritual keagamaan. Kini, kain tapis digunakan sehari-hari dan banyak dibuat untuk dijadikan sebagai buah tangan dari Lampung.

Secara simbolis dan filosofis, kain tapis ini memiliki makna yang mendalam. Sebagai contoh, kain tapis dengan motif kapal dianggap sebagai simbol perjalanan hidup manusia.

Pasalnya, motif kapal dianggap sebagai kendaraan yang membawa perjalanan kehidupan manusia, mulai dari masa kelahiran, masa anak-anak, remaja, dewasa, masa perkawinan, hingga kematian.

Selain itu, penggunaan kain tapis juga mencerminkan status sosial seseorang dalam masyarakat adat, apakah dia sebagai tokoh adat atau tokoh masyarakat.

Kain Ulos sebagai Simbol Keberkatan

Ulos merupakan kain tradisional suku Batak di Sumatera Utara. Secara harfiah, ulos berarti selimut yang menghangatkan badan.

 

Kain ulos (Okezone.com/Sukardi)

Cara pembuatan ulos mirip dengan pembuatan songket khas Palembang yakni menggunakan alat tenun manual dan tradisional, bukan mesin. Warna dominan dari kain ini antara lain adalah merah, hitam, dan putih yang dihiasi dengan anyaman benang emas atau perak.

Ada banyak jenis ulos dari Batak Toba, diantaranya adalah ragi hidup, ragih otang, dan sibolang yang biasa dijadikan selendang. Jenis kain ulos lainnya adalah ulos sadum angkola/ulos godang yang biasanya diberikan orang tua kepada sang anak tercinta dengan harapan, mendatangkan kegembiraan dan berkat bagi keluarga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya