Suhu Panas Bikin Rentan Heatstroke dan Dehidrasi, Apa Bedanya?

Kevi Laras, Jurnalis
Rabu 26 April 2023 13:05 WIB
Heatstroke dan dehidrasi, (Foto: Freepik)
Share :

Sementara dehidrasi, dilansir dari Healthline adalah kondisi tubuh yang kehilangan lebih banyak air daripada biasanya. Misalnya, karena berkeringat secara intens tapi tubuh tak diisi cairan lagi (tidak minum), demam, atau karena sedang sakit yang menyebabkan muntah atau diare secara terus menerus. Ini semua merupakan kondisi yang bisa menyebabkan dehidrasi.

Gejalanya sendiri, mulai dari yang berskala ringan hingga sedang meliputi seperti kelelahan, mulut kering, meningkatnya rasa haus, buang air kecil berkurang, produksi air mata jadi lebih sedikit, kulit kering, perut sembelit, pusing, dan sakit kepala.

Dehidrasi sudah sepatutnya tak dipandang sebelah mata, karena seperti diungkap Dr. Muhammad Fajri Adda'I, dokter relawan Covid-19 sekaligus edukator kesehatan, bisa menyebabkan dampak fatal yakni kematian.

“Iya dalam keadaan tertentu, paling sering mengalami heatstroke dulu baru dehidrasi,” ujar Dr. Fajri saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

“Apalagi ditambah suhu sampai ekstrim itu bisa, jadi dehidrasi bisa menyebabkan kematian, sementara heatstroke bisa mengganggu sistem sarafnya," pungkasnya.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya