“Tidak perlu memaksakan memilih produk asuransi kesehatan yang nantinya akan memberatkan keuangan keluarga. Nantinya, seiring meningkatnya pendapatan, perkiraan kebutuhan masa depan, dan tren kenaikan biaya rumah sakit maka Anda dapat meninjau kembali apakah perlu melakukan penyesuaian pada polis asuransi kesehatan,” tutur Fourrita.
● Pilih asuransi kesehatan yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas
Perusahaan asuransi yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas akan memudahkan nasabahnya menjangkau fasilitas kesehatan yang dekat dengan tempat tinggal, kantor, atau jika ia harus berada di luar kota. Adapun Sequis saat ini memiliki lebih dari 500 jaringan rumah sakit di Indonesia dan luar negeri.
● Perhatikan masa tunggu penyakit pada polis asuransi kesehatan
Asuransi kesehatan biasanya memiliki persyaratan masa tunggu untuk beberapa penyakit tertentu. Ketahui dahulu apakah Anda memiliki penyakit bawaan, infokan kepada pihak perusahaan asuransi sebelum Anda diproteksi agar mereka dapat mempertimbangkan risiko tersebut karena hal ini berhubungan dengan daftar penyakit yang termasuk dalam masa tunggu agar tidak menjadi masalah di kemudian hari jika terkena risiko sakit atau saat mengajukan klaim asuransi kesehatan.
● Sistem pembayaran klaim asuransi kesehatan dengan cashless