4. Kurang lancar bicara: Penderita demensia disebutkan lebih lanjut sering mengalami kesalahan atau kesulitan dalam pengucapan kata.
5. Mudah dibohongi: Suatu studi penelitian dari University of California pada 2011, mencoba meneliti bahwa orang yang menderita demensia frontotemporal (FTD) memperlihatkan orang-orang ini lebih sulit untuk menangkap perkataan sarkasme.
Selain itu mereka juga tidak tahu atau tidak bisa mendeteksi seseorang yang berbohong. Akibatnya mereka mudah dibohongi.
(Dyah Ratna Meta Novia)