5. Mobil Sipil Dilarang Berwarna Merah dan Putih
Larangan aneh terkait mobil sipil warna merah dan putih kini sudah tidak berlaku lagi di Jepang. Tapi dulu sampai tahun 1960-an, aturan ini sempat diterapkan.
Kenapa sampai mobil warga sipil tak boleh memiliki warna putih atau merah? Hal ini dikhawatirkan bakal membingungkan pengemudi di jalan lantaran ada beberapa kendaraan darurat seperti truk pemadam kebakaran, ambulans, hingga mobil polisi yang punya warna serupa.
6. Mengekspos Paha atau Bokong di Depan Umum
Jepang pernah memiliki larangan aneh soal berpakaian. Menurut Undang-Undang Kejahatan Ringan yang disahkan pada tahun 1948, gadis di Jepang diharamkan memperlihatkan paha atau bokong di depan umum. Tapi kini, banyak wanita di Negeri Sakura yang memilih mengenakan rok mini.
7. Memaksa Seseorang Minum Alkohol
Memaksa seseorang untuk minum alkohol di Jepang adalah tindakan ilegal dan dilarang. Mungkin terdengar aneh, namun ini bisa dilihat sebagai pelecehan seksual.
Demi melindungi pekerja Jepang yang kerap terpaksa minum karena diminta atasan atau rekan-rekan, muncullah aturan semacam ini.
8. Mengemis
Kegiatan mengemis bukanlah hal aneh di Indonesia, tapi di Jepang ada larangan mengenai perbuatan ini. Dalam Undang-Undang Pelanggaran Ringan, mengemis atau menyebabkan orang lain mengemis dianggap sebagai kejahatan.
Mengemis yang dimaksud mengacu pada tindakan berulang kali untuk meminta uang atau barang demi penghidupan seseorang dengan memohon simpati orang lain. Pada tahun 2015, ada seorang pria asal Prefektur Kagawa pengangguran yang terlibat dalam distribusi pengemis di internet dan langsung dikirim ke kejaksaan.