SAAT sedang hamil, seorang wanita masih diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual sebab mereka pasti membutuhkannya. Namun sebenarnya, amankah untuk ibu hamil?
Hal itu tentu selalu menjadi pertanyaan para ibu hamil karena merasa khawatir. Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes mengatakan pertanyaan mengenai hubungan seksual saat kehamilan sering sekali diterima. Melalui cuitannya di Twitter, dr Dara menjelaskan tentang aman tidaknya berhubungan seksual saat hamil.
BACA JUGA:
"Berhubungan seks saat trimester pertama kehamilan bahaya? Nggak," tulis dr Dara dalam cuitannya seperti dikutip MNC Portal pada Sabtu (1/4/2023).
Dokter Dara menambahkan bahkan ketika ibu hamil melakukan seksual hingga orgasme masih aman dilakukan. "Asal kehamilan trimester pertama tersebut tidak ada masalah seperti perdarahan, flek, dan kontraksi kencang. Jika tidak ada masalah itu, maka boleh melakukan hubungan seksual," sambungnya.
BACA JUGA:
Adapun anggapan yang muncul hubungan seksual bisa sebabkan kontraksi rahim. Dokter Dara mengatakan hal itu bisa terjadi. Kontraksi rahim ini diperkuat dengan sperma yang masuk, yang mengandung zat prostaglandin. Tetapi ingat, kontraksinya itu tidak kuat-kuat banget.
"Pada saat bunda melakukan hubungan seksual, janin dalam kondisi aman. Karena janin berada di dalam selaput ketuban yang berisi air. Dia kayak berada di atas perahu. Duduk terombang-ambing," lanjutnya.