Rizki melanjutkan, ciri khas Apem Panggang khas Jawa Timur adalah teksturnya yang bersarang khas kue tradisional yang dipanggang yang mana menjadi penanda kalau apem panggang yang dibuat memang sukses.
Tips agar apem panggang ini lembut dan bersarang, diungkap Rizki adalah memperhatikan cara memanggangnya.
“Kunci keberhasilan apem panggang ada di cara memanggangnya. Mencetak Apem Panggang sebaiknya harus jauh dari sumber api. Jadi, sebelum memanggang, balik dulu kaki kompor agar jaraknya lebih jauh, baru letakkan cetakan apem panggang,” jelasnya.
Setelah itu, baru panaskan cetakan kue apem sebelum dituang adonan apem panggang. Panaskan cukup dengan api kecil sekitar 15 menit saja. Tuang adonan sebanyak satu sendok sayur, tutup cetakan dan biarkan sampai setengah matang.
“Jika kurang panas, Apem Panggang nantinya tidak akan bersarang, bantet, bahkan tidak matang bagian dalamnya,” pungkas Rizki.
Setelah setengah matang kemudian balik dan panggang sampai matang. Apem panggang siap disajikan sebagai menu berbuka puasa.
(Rizky Pradita Ananda)