SAHUR sangat disarankan untuk dilakukan, agar tubuh tetap fit, tidak gampang lemas, tak dehidrasi dalam menjalankan ibadah puasa seharian atau kurang lebih 14 jam lamanya tanpa makan dan minum.
Menjadi satu-satunya asupan sebelum berpuasa, santapan saat sahur punya peranan vital agar puasa lancar dan nyaman dijalani seharian. Maka dari itu, kita tak boleh makan berlebihan, makan yang berlemak, dan makan makanan tidak sehat saat santap sahur.
Konsumsi makan sahur yang sehat sebetulnya tak perlu rumit, dr. Zaidul Akbar, dokter pendakwah Islam, konsultan,sekaligus praktisi pengobatan sunnah Indonesia, punya tips super simple agar saat sahur bisa terpenuhi asupan gizinya.
Mengutip laman akun Facebook Asma Nadia, Rabu (22/3/2023) dr. Zaidul mengatakan, Anda bisa coba membiasakan makan kurma dikombinasikan dengan semangka dan jeruk. Mengapa? Kedua buah tersebut punya kandungan vitamin C yang cukup tinggi, dikombinasikan dengan zat besi dari kurma.
Merujuk pada penjelasan dr. Zaidul, dalam sains dibuktikan bahwa ternyata FE atau besi yang ada dalam kurma ini terikat dengan sangat sempurna. Sehingga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi FE dan bertemu dengan vitamin C yang dihasilkan dari semangka dan jeruk.
BACA JUGA:
"Maka makanlah kurma dengan semangka atau jeruk, tinggi vitamin C," kata dr. Zaidul
Selain itu, kurma bisa juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan tulang. Caranya, dengan makan kurma lalu dilanjutkan minum perasan jeruk nipis dicampur dengan madu. Sehingga kebutuhan vitamin C, enzim dan lainnya yang dibutuhkan bisa terpenuhi.
Selama bulan Ramadhan ini, buah kurma juga bisa dikombinasikan dengan minyak zaitun. Kombinasi ini, diungkap dr. Zaidul bisa bantu menyehatkan jantung.
Caranya dengan mengonsumsi satu sendok makan minyak zaitun sebelum tidur, satu sendok makan ketika sahur bersama dengan tiga butir kurma, semangka atau jeruk serta madu.
"Salah satu minyak terbaik yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsi jantung, kolesterol ada pada minyak zaitun,” pungkas dr. Zaidul
(Rizky Pradita Ananda)