Jika pemberian antibiotik terlambat, ungkap Dicky dan saat bakteri sudah menyerang banyak organ dalam. Maka antibiotik tidak akan bekerja cukup efektif, dan ini harus sangat dihindari.
Patut diwaspadai oleh masyarakat, bukan hanya ginjal atau liver yang terancam kesehatannya karena bakteri Leptospira. Tapi juga bisa sampai ke otak dan akhirnya dampak paling fatal, kematian. Persis seperti kasus angka kematian yang sudah ada di Jawa Timur, Jawa Barat dan Semarang.
"Bahkan, gara-gara Leptospirosis, pasien bisa mengalami radang di selaput otak hingga sebabkan kematian," pungkas Dicky.
Oleh karena itu, jika mengalami gejala berupa demam, nyeri otot, nyeri kepala hebat, mual-muntah, dan menggigil, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
(Rizky Pradita Ananda)