Ketua Paguyuban Yasa Segara Bengiat Nusa Dua, Nyoman Sadnya mengaku resah dengan keberadaan pelatih selancar asing. Tapi ia tak bisa menegur karena tak punya kewenangan. Paguyuban ini mewadahi usaha pelatihan dan perangkat berselancar warga di Bali.
"Itu mematikan bisnis kita," kata Nyoman.
Ia melanjutkan keberadaan jasa pelatih berselancar oleh turis asing di Bali "sangat meresahkan".
"Andai kata berlanjut, tanpa ada penanganan, kita mati," katanya.
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengaku sedang kebut membentuk satuan tugas khusus untuk membenahi turis asing yang bekerja secara ilegal. Satgas ini melibatkan kepolisian dan kantor imigrasi.
"Mudah-mudahan minggu ini sudah selesai semua," katanya.
(Salman Mardira)