Tapi belakangan ini Ivan mulai khawatir dengan aktivitas ilegalnya, karena kasus ini ramai di media sosial.
Ia pun membantah telah mengambil penghasilan dari warga lokal.
"Karena pelanggan saya, klien saya mereka berasal dari teman-teman saya, teman-teman dekat. Saya tidak memberi promosi, personal, atau promosi internet," katanya.
Selain itu, Ivan juga mengaku aman bekerja secara ilegal sebagai pelatih selancar di Bali dalam satu tahun terakhir, karena harus menyetor ke petugas pemerintah.
Namun, pengakuan ini belum bisa diklarifikasi ke pihak terkait.
Bagaimana pun, pengakuan ini menguatkan laporan dugaan pekerja asing ilegal di Bali yang dihimpun akun Instagram @moscow_cabang_bali.
Akun ini mengklaim telah mengunggah ratusan laporan tuduhan terkait dengan jasa layanan ilegal yang diberikan oleh turis asing di Bali, khususnya warga negara Rusia.
Jasa yang ditawarkan mulai dari sewa penginapan, fotografi, jasa perjalanan wisata, pelatihan berselancar, rental sepeda motor, latihan piano, cukur rambut hingga jualan sayur.
Salah satu yang diunggah adalah dugaan seorang turis yang sedang mengajarkan cara berselancar.
Ragam penjajakan jasa dan bisnis dari turis asing ini memicu "keresahan" di tengah masyarakat Bali, terutama terkait dengan ceruk pendapatan.