Jawa Timur Diserang Leptospirosis, Tembus 249 Kasus dan 9 Orang Meninggal

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 08 Maret 2023 13:17 WIB
Kasus Leptospirosis, (Foto: Instagram Kemenkes RI)
Share :

Gejala-gejalanya, diungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa patut diwaspadai karena mirip dengan demam berdarah yang juga banyak menyerang masyarakat saat musim hujan.

"Mirip dengan demam berdarah, jika tidak segera tertangani, pasien terjangkit bisa meninggal dunia. Musim hujan ini, bukan hanya DBD atau flu yang perlu diwaspadai, tapi juga Leptospirosis. Karena itu, kita harus waspada agar jangan sampai kita abai,” jelas Khofifah dikutip dari pernyataan resminya, Rabu (8/3/2023).

 BACA JUGA:

Penyakit Leptospirosis sendiri bekerja dengan menyebar melalui urin atau air seni dari hewan yang terinfeksi bakteri, misalnya tikus, kucing, anjing, sapi, babi hingga kambing yang dan mengontaminasi lingkungan terutama di area yang ada genangan air, lalu menyebar ke manusia lewat kontak dengan kulit yang luka atau mukosa alias lecet.

Semakin membuat khawatir, diungkap Erwin Astha Triyono, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, infeksi Leptospirosis ini tidak membuat hewan yang terinfeksi mati, tapi bisa sebaliknya jika terjadi pada manusia.

"Pada umumnya, hewan yang terinfeksi bakteri ini tidak mati, namun pada manusia bisa menyebabkan kematian," kata Erwin.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya