Keindahan Alamnya Membius Mata, Ini Alasan Desa Hakuba Jepang Dijuluki Si Kuda Putih

Antara, Jurnalis
Kamis 09 Maret 2023 04:45 WIB
Desa Hakuba, Jepang (Foto: ANTARA)
Share :

BUKAN rahasia jika Jepang merupakan salah satu negara tujuan wisata yang tidak boleh dilewatkan, terutama saat musim libur.

Selain terkenal dengan gaya hidup masyarakatnya yang disiplin dan tata kota yang rapi serta bersih, Jepang juga memiliki panorama alam yang demikian memukau, salah satunya adalah Desa Hakuba, yang terletak di Prefektur Nagano.

Memiliki wilayah seluas 189,37 kilometer persegi, 90 persen wilayah desa ini berupa daerah pegunungan dan hutan. Sementara dataran tingginya mencapai 598 meter hingga 2.932 meter.

Saat melalui daerah pegunungan yang diselimuti salju selama musim dingin, para wisatawan disuguhi pemandangan alam yang sesungguhnya menjadi ciri khas desa tersebut, berupa bentangan alam yang dikelilingi deretan gunung berwarna putih, layaknya kuda putih. Karena itulah desa ini disebut Hakuba.

(Foto: Asosiasi Pariwisata Desa Hakuba)

"Hakuba berasal dari kata 'haku' yang artinya putih dan 'ba' yang artinya kuda. Artinya kuda putih, bisa dimaknai sebagai desa yang diliputi gunung putih," kata Sekjen Asosiasi Pariwisata Hakuba Goryu Sato Bunsei, dalam satu kesempatan.

Memiliki jarak sekitar 270,4 kilometer dari pusat Kota Tokyo, Desa Hakuba bisa diakses melalui Jalan Tol Kanetsu maupun Jalan Tol Chuo selama sekitar 4 jam, atau selama 2,5 jam dengan menggunakan kereta super cepat Shinkansen dan bus.

Karena desa tersebut dikelilingi oleh daerah pegunungan, iklim di daerah ini relatif sejuk. Sementara, saat musim panas, temperaturnya bisa mencapai 30 derajat Celsius, dengan tingkat humiditas yang cukup kering.

Desa yang pernah menjadi tempat utama Olimpiade Musim Dingin 1998 ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 8.519 jiwa pada 2022.

(Foto: Asosiasi Pariwisata Desa Hakuba)

Sebagian besar penduduk di desa ini bekerja di industri pariwisata, sementara lainnya bergerak di bidang pertanian, seperti pertanian soba dan padi.

Karena industri utama desa ini adalah pariwisata, rata-rata warga di desa tersebut memiliki tempat penginapan, tempat makan, maupun tempat ski yang bisa ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut.

"Desa ini memiliki lebih dari 500 tempat akomodasi dan menjadi desa yang menempati urutan pertama dalam jumlah fasilitas akomodasi berdasarkan tingkat desa dan kota," kata Ketua Asosiasi Pariwisata Desa Hakuba Yoshizawa, dalam pemaparannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya