PANDEMI COVID-19 yang melanda dunia dua tahun lalu membuat industri penerbangan sempat terpuruk. PHK massal pun terjadi. Salah satu yang terkena kebijakan itu adalah pilot ganteng bernama Aaron Leventhal (36).
Laventhal bekerja pada maskapai asal Inggris, Flybe. Demi menyambut hidup, dia banting setir jadi sopir truk.
BACA JUGA:
Ini adalah kisah saat pandemi masih mencekam di mana Flybe yang jadi tempat berkarir Aaron Leventhal waktu itu menghentikan sementara operasionalnya. Alhasil 2.500 orang kehilangan pekerjaan termasuk Leventhal.
"Saya benar-benar hancur saat Flybe tak beroperasi. Sejak usia 13 tahun saya ingin menjadi pilot, saya berlatih selama usia 20-an, untuk mewujudkan impian saya. Harganya 100.000 Poundsterling dan saya bekerja sebagai sopir tanker bensin untuk membantu membayarnya,” kata Leventhal seperti dilansir dari The National News beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:
Leventhal kemudian menemukan iklan lowongan pekerjaan saat masuk ke kantor Flybe. Di sana tertulis, ada perusahaan yang membutuhkan sopir truk untuk mengirim barang ke supermarket dan menata setiap rak-rak barang yang tersedia.
“Saya hanya ingin melakukan sedikit untuk membantu, pahlawan sebenarnya adalah pekerja NHS (national health service) di garis depan. Saya merasa bangga bisa membantu,” lanjutnya.