KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengungkap ada tren peningkatan dalam jumlah wisatawan muslim Indonesia yang datang ke Jepang pasca-pandemi Covid-19.
"Ada peningkatan yang signifikan," kata Konsul Bidang Media dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Meinarti Fauzie di Tokyo, sebagaimana dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, sejak Jepang dibuka pada 19 Oktober 2022 untuk wisatawan setelah pandemi Covid-19, telah terdapat banyak wisatawan yang datang ke Jepang, termasuk dari Indonesia.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan beberapa tahun selama pandemi Covid-19.
Sebagian besar traveler muslim Indonesia yang datang ke Jepang kata dia, tidak menghadapi kendala besar untuk bisa beribadah.
"Kalau concern dari wisatawan muslim itu biasanya tempat ibadah. Di sini masih terbatas," katanya.
Meski demikian, telah ada peningkatan upaya untuk mengakomodasi kebutuhan sarana dan prasarana guna memungkinkan wisatawan muslim untuk beribadah selama di Jepang.
"Jadi sudah ada peningkatan. Misalnya di beberapa tempat wisata sudah disediakan tempat ibadah," kata Meinarti.
Namun demikian, dia menekankan bahwa pada dasarnya warga Jepang memiliki budaya toleransi cukup tinggi.
"Bahkan bukan hanya di tempat wisata. Kalau kita minta izin (untuk ibadah), sebenarnya mereka akan diizinkan untuk melaksanakan ibadah sholat," kata dia lebih lanjut.