DI musim dingin, kulit biasanya akan lebih kering dan ini memicu masalah kulit. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), saat musim dingin kulit akan menjadi lebih kering. Bukan hanya karena cuaca, tapi kebiasaan seperti mandi air hangat di kala musim dingin memperparah kulit kering Anda.
Itu kenapa, perawatan ekstra melembapkan diperlukan untuk merawat kulit di musim dingin. Selain melembapkan, beberapa upaya lain perlu dilakukan agar kesehatan kulit terjaga di musim dingin.
So, bagaimana cara merawat kulit saat musim dingin? Berikut tipsnya dikutip MNC Portal dari laman Everyday Health.
1. Atur suhu air mandi
Di saat musim dingin, mandi air panas memang memanjakan. "Tapi, mandi air panas malah menyebabkan kulit makin kering," ungkap Marie Hayag, MD, dokter kulit bersertifikat dan pendiri Fifth Avenue Aesthetics di New York City.
AAD menyarankan, atur suhu air agar hangat kuku saja dan pastikan durasi mandinya jangan terlalu lama, cukup 5-10 menit.
2. Pakai humidifier
Humidifier dapat menjaga kelembapan udara di rumah selama musim dingin. Dengan begitu, kulit tetap terhidrasi.
"Di musim dingin, udara biasanya lebih kering. Anda bisa pasang humidifier di kala malam hari selama Anda tidur," saran Naissan O. Wesley, MD, dokter kulit bersertifikat yang berbasis di Beverly Hills, California.
3. Gunakan skincare sesuai musim
Jika kulit Anda kering akibat musim dingin, dr Hayag menyarankan agar kurangi penggunaan produk skincare yang mengandung asam alfa-hidroksi (AHA) dan retinol, karena itu dapat memperburuk masalah dan bahkan bisa menyebabkan iritasi kulit.
"Jika kulit sudah tidak kering, Anda boleh melanjutkan penggunaan skincare yang mengandung AHA dan retinol secara perlahan," katanya.
Selain menghindari AHA dan retinol, AAD juga menyarankan agar kurangi penggunaan produk yang mengandung alkohol dan parfum, karena dapat mengganggu pertahanan minyak alami.