SAAT perut sedang diare, rasanya memang tak napsu untuk makan, termasuk sarapan di pagi hari.
Tapi ingat, meski sedang diare, agar tak dehidrasi dan tubuh cepat pulih, kita tetap harus teratur makan termasuk tetap sarapan. Kuncinya adalah menghindari pantangan yang harus dihindari supaya diare segera berakhir.
Diare sendiri adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang lunak sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasanya, setidaknya tiga kali atau lebih dalam sehari.
Pada banyak kasus, diare biasanya disertai dengan gejala penyerta seperti muntah, mual, lemas, atau tinja berdarah. Nah, karena tinja berubah menjadi encer, itu alasan kenapa seseorang yang sedang diare tidak disarankan mengonsumsi makanan tinggi serat. Bukan hanya memengaruhi bentuk dan konsistensi tinja tapi serat yang tinggi berisiko menambah frekuensi buang air besar.
Lantas, makanan aman dan sehat apa yang bisa dikonsumsi penderita diare untuk sarapan? Dilansir dari laman resmi Puskesmas Kubu Raya, Jumat (17/2/2023) ada lima buah yang disarankan dimakan saat diare, termasuk untuk menu sarapan.
1. Pisang: Sangat direkomendasikan saat diare, karena rendah serat. Itu memungkinkan buah lebih mudah dicerna dan bermanfaat memadatkan tinja. Selain itu, pisang bermanfaat juga bisa menggantikan nutrisi tubuh yang hilang. Pisang mengandung tinggi kalium yang bermanfaat menekan rasa mual akibat diare. Dokter Atika menyebutkan, untuk cara makannya, buah pisang bisa dimakan langsung atau dijus, tapi sebusa mungkin tidak menambahkan gula pasir terlalu banyak.
2. Apel: Buah baik yang mengandung pektin yaitu jenis serat larut air yang bisa memadatkan feses atau tinja. Selain itu, buah dengan tekstur daing buah yang garing ini juga mengadnung karbohidrat dan gula, bisa bantu menggantikan energi tubuh yang hilang akibat diare. Boleh dimakan untuk sarapan, tapi tak boleh berlebihan!