Anjing-anjing itu dilatih untuk mengendus manusia dan mengingatkan pemiliknya dengan menggonggong dan menggaruk tanah yang baunya paling kuat.
Para pejabat Meksiko mengatakan misi mereka adalah "menyelamatkan nyawa." Sementara anjing-anjing itu dapat mendeteksi bau mayat serta orang-orang yang terkubur hidup-hidup di bawah reruntuhan.
Harapannya, anjing-anjing itu dapat meminimalisir waktu pencarian orang di bawah reruntuhan. Dengan demikian dapat segera menemukan korban yang terjebak dengan selamat.
Selain Meksiko, negara Kroasia, Republik Ceko, Jerman, Yunani, Libya, Polandia, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat juga turut menyebarkan anjing untuk bantuan ke Turki.
(Vivin Lizetha)