Perlu diketahui, penyebab pasti gangguan TMJ sering kali sulit ditentukan. Mengutip laporan Mayo Clinic, rasa sakit yang pada sendi rahang bisa karena kombinasi berbagai faktor, seperti genetika, artritis, atau cedera rahang.
"Beberapa orang mengalami nyeri rahang karena kebiasaan mengadu gigi atas dengan gigi bawah (bruxism), meskipun banyak orang yang punya kebiasaan itu tidak menyebabkan gangguan TMJ," ungkap laporan tersebut.
Pada banyak kasus, rasa nyeri akibat gangguan pada sendi rahang ini biasanya bersifat sementara dan bisa dikurangi dengan menjalani terapi tertentu sebagai pengobatan, dan tidak membutuhkan tindakan bedah. Tindakan Pembedahan biasanya dipilih, jika tindakan konservatif tidak memperlihatkan perbaikan kondisi, demikian sebagaimana dihimpun dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic.
(Dyah Ratna Meta Novia)