Ini juga diletakkan di bawah mikroskop untuk mengkonfirmasi keberadaan bakteri kusta.
"Kemudian dari pemeriksaan nanti kita periksa kulitnya kelainan sarafnya, apakah sensoris, motoriknya atau otonominya bagaimana. Ketiga, kita melakukan pemeriksaan kulit dengan kerokan kulit (untuk diuji) atau biosi kulit yang ada kelainan kustanya gitu," jelas dr Dina.
(Dyah Ratna Meta Novia)