Kemudian, pasangan pengantin janda dan duda itu juga biasanya sambil melantunkan syair-syair saat melewati tujuh pintu. Berikut syairnya;
“Pung pung halu, karena gicak giyang, kumpul bareng di balu jangan bamadu jomblo, Pung pung halu karena gicak giyang, asal jangan bamadu dikonfrontir siang malam. Bangun di malam hari, nyalakan balawang tujuh, gunung api.”
Hingga kini tradisi Balawang Tujuh masih dilestarikan oleh orang Balangan.
(Salman Mardira)